Profil Wilayah Kepulauan Riau
Provinsi Kepulauan Riau terdiri dari 1.242 pulau dengan luas 254.028,71 km2, yang terdiri dari 10.595,41 km2 daratan dan sisanya lautan. Berdirinya Provinsi Kepulauan Riau sebagai Provinsi ke-32 telah diresmikan pada tanggal 1 Juli 2004 oleh Drs. H. Ismeth Abdullah yang ditunjuk sebagai caretaker Gubernur Provinsi Kepulauan Riau dan pelantikan anggota DPRD Provinsi Kepri dilakukan pada tanggal 9 September 2004, dimana sejak saat itu Provinsi Kepri terdiri atas 6 Kota/Kab, yaitu: Kota Batam, Kota Tanjung Pinang, Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Kepulauan Riau (diganti menjadi Kabupaten Bintan), Kabupaten Natuna, dan Kabupaten Lingga. Ibukota Provinsi Kepri ditetapkan berada di Kota Tanjung Pinang dan sampai dengan saat ini terus melakukan pembenahan dan pembangunan infrastruktur di segala bidang.
Demografi Kepulauan Riau
Berdasarkan catatan di Dinas sampai dengan bulan September 2006, penduduk di Provinsi Kepulauan Riau berjumlah 1.337.863 jiwa, dimana jumlah penduduk terbesar terkonsentrasi di wilayah Kota Batam (49,03%), diikuti oleh Kab. Karimun (15,69%). Peningkatan jumlah penduduk Kota Batam dipengaruhi oleh keadaan demografi Pulau Batam dan beberapa pulau sekitarnya yang dikembangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia menjadi daerah industri, perdagangan, alih kapal dan pariwisata sehingga membuat Kota Batam dijadikan sebagai kota bursa tenaga kerja.
Secara geografis Kota Batam terletak antara 0o.55’ – 1o.55’ Lintang Utara dan 103""45’ – 104"10’ Bujur Timur dengan batas-batas:
Sebelah Utara : Negara Singapura dan Malaysia
Sebelah Selatan : Provinsi Sumsel dan Jambi
Sebelah Barat : Semenanjung Malaysia, Singapura, Kb. Indragiri Hilir dan Kabupaten Kampar.
Sebelah Timur : Malaysia Timur dan Kalimantan.
desangkan Kota Tanjung Balai Karimun adalah ibu kota kabupaten Karimun di provinsi Kepulauan Riau. Kota Tanjung Balai ini berada di bagian tenggara dari pulau Karimun dan secara keseluruhan merupakan bagian dari wilayah perdagangan bebas (free trade zone) BBK (Batam-Bintan-Karimun) yang cukup strategis karena terletak di jalur pelayaran internasional di sebelah barat Singapura. Kota ini juga berada dekat dengan pulau Sumatra daratan (provinsi Riau) serta dengan negara Malaysia. (sumber: akang Wikipedia)
malem tahun baru maren wa n family liburan ecek-ecek ke Tanjung Balai Karimun, kenapa wa bilang ecek-ecek? soale... capekkk banget, ngurusin sepupu2 yang gak nyangka katro banget dalam urusan tahun baru-tahun baruan hiks. nasib dah. ada yang masih ABG stiap jam mesti di ingetin OII... CEPAT BALEEEKK UDAH JAM BERAPA NEEEEEEEEE.. mpe wa di gelar kakak jahat *hiks* tegahhh.. tegahhh.. padaal itu untuk kebaikan merekah. beberapa hari di Tanjung Balai Karimun jalan2 dikit wa ngitung jumlah penginapan di pasar yang bisa wa temui... dan WOW jumlah yang fantastis untuk sebuah kota kek Tanjung Balai Karimun *apa coba maksutnyah?* kekekeke. di pasar aja.. ada 236 Hotel maupun wisma. errrr... sapa yang nginep ya? kok bisa sebanyak ituh? ok. wa tau Tanjung Balai Kota transit... tapih... sebanyak ituh? Emmm.. trus ada pasar malam.. bilangnya aja pasar malam.. pasar cewek deh kek nya, banyak cewek disitu baik yang available maupun nggak *baca available : BISPAK* tapi... satu yang sangat saya rekomendasikan...
wowok n wewek di Tanjung Balai cakep cakep lho..kekekekeke
lha, *baru inget* kalo wowok n wewek nya cakep2... berarti nggak ada kans donk bwat muka pas-pasan seperti saiah?? hiks hiks
No comments:
Post a Comment