2.27.2009

koko or kakao or cocoa or coklat or Theobroma cacao

gambar 2.0 buah coklat

familiar ma nama diatas? ya iyalah.. hmmm valentine coklat, sarapan pagi susu coklat, baik²in cewek coklat, es krim coklat, roti bakar bandung coklat, sampe kondom pun ada yang rasa coklat *Whatz? bener² kurang kerjaan* fiuh..

Coklat dihasilkan dari koko (Theobroma cacao) yang mula-mula tumbuh di daerah Amazon utara melunjur ke Amerika Tengah yang berkemungkinan hingga ke Chiapas, bahagian paling selatan Mexico. Orang-orang Olmec memanfaatkan pokok tersebut dan, mungkin juga, membuat “coklat” di sepanjang pantai teluk di selatan Mexico sekitar 1000 tahun SM. Peradaban pertama yang mendiami daerah Meso-Amerika itu mula mengenal pokok “kakawa” yang buahnya digunakan sebagai minuman. *hmmm dap nyahhh*

gambar 2.1 puun dan daun coklat


Koko sangat penting dalam kebudayaan Meso-Amerika pada zaman dahulu, iaitu bagi suku Maya, Toltec, dan Aztec. Mereka memanfaatkan biji koko sebagai matawang di semua wilayah itu. Suku Maya dari Guatemala utara mengambil istilah koko dari bangsa Olmec. Dianggarkan amalan meminum coklat dalam suku Maya bermula sekitar tahun 450 SM - 500 SM. Kononnya, penggunaan coklat dianggap sebagai simbol status penting pada masa itu. Suku Maya mengambil coklat dalam bentuk cairan berbuih yang ditabur lada merah, vanila, atau rempah-rempah lain.

Ketika tamadun Maya runtuh (sekitar tahun 900) dan digantikan oleh bangsa Toltec, biji koko menjadi komoditi utama Meso-Amerika. Pada masa Kerajaan Aztec berkuasa (hingga sekitar tahun 1500 SM) daerah yang meliputi Bandar Mexico kini dikenali sebagai daerah Meso-Amerika yang paling kaya dengan biji koko. Bagi suku Aztec, biji koko merupakan “makanan para dewa” (theobroma, dalam bahasa Yunani).

Biasanya, biji koko digunakan dalam upacara-upacara keagamaan, sebagai matawang, dan sebagai hadiah. Orang Aztec mengubah biji koko dan mencampurnya dengan air dan tepung jagung untuk membuat minuman pahit yang mereka namakan chocolatl. Menurut mereka, minuman ini perlu diambil setiap hari, walaupun tanpa apa-apa sebab penting. Coklat juga menjadi simbol kemakmuran. Ketika tahun 1544 M, rombongan Maya dari Guatemala yang mengunjungi istana Sepanyol membawa hadiah, antaranya minuman cokelat.

Orang asli Meso-Amerika mengambil coklat dalam bentuk cairan. Biji coklat diperamkan, lalu dikeringkan, dipanggang, dan digiling dengan batu khas. Hasilnya, serbuk coklat yang jika ditambah dengan bahan lain, seperti lada merah, menjadi minuman yang sangat digemari ketika itu.

Cara menyajikannya juga tidak sebarangan. Dengan memegang bekas setinggi dada dan menuangkannya ke dalam bekas, penyedia akan dapat membuat buih tebal, bahagian yang membuatkan minuman itu begitu bernilai. Buih ini sebenarnya dihasilkan oleh lemak koko (cocoa butter) tetapi kadang-kala turut ditambah buih tambahan. Orang Meso-Amerika memiliki amalan penting meminum dan memakan bubur yang mengandung coklat.

Di awal abad ke-17, coklat menjadi minuman penyegar yang digemari di istana Sepanyol. Sepanjang abad itu, coklat tersebar antara kaum bangsawan Eropah, kemudian melalui proses yang adil yang menjadikan harganya menjadi murah, dan pada akhir abad itu menjadi minuman yang dinikmati oleh kelas pertengahan seperti pedagang. Kira-kira 100 tahun selepas kedatangan koko di Eropah, coklat amat terkenal di London hingga didirikan “rumah coklat” untuk menyimpan bahan persediaan dan penyediaan coklat (diilham dari rumah kopi). Rumah coklat pertama dibuka pada 1657.

Semua coklat Eropah diambil sebagai minuman hinggalah pada 1847 apabila mula wujudnya coklat pejal. Orang Eropah membuang hampir semua rempah-rempah asal yang ditambahkan oleh orang Meso-Amerika, tetapi mengekalkan vanila. Mereka juga menggantikan dengan banyak ramuan lain untuk menyesuaikan coklat dengan selera mereka sendiri. Bermula dari resepi khusus yang memerlukan ambergris, zat warna keunguan berlilin yang di ambil dari usus ikan paus, hingga bahan lebih umum seperti kayu manis atau cengkih. Namun, yang paling sering ditambahkan adalah gula. Sebenarnya, coklat Meso-Amerika kelihatan tidak dibuat manis.

Coklat Eropah pada awalnya disediakan dengan cara yang sama dengan yang digunakan suku Maya dan Aztec. Malah hingga kini, kaedah yang digunakan Meso-Amerika kuno masih dipertahankan, tetapi dalam mesin industri. Biji koko masih diperamkan, dikeringkan, dipanggang, dan digiling. Namun, beberapa teknik lebih rumit turut ditambah. Serbuk coklat diemulsikan dengan kalium atau natrium karbonat agar lebih mudah bercampur dengan air (dutched, kaedah pengemulsian ditemui orang Belanda), lemaknya dikurangkan dengan membuang banyak lemak koko (defatted), digiling sebagai cairan dalam bekas khusus (conched), atau dicampur dengan susu sehingga menjadi coklat susu.

Rasa coklat masih sukar diertikan. Dalam buku Emperors of Chocolate, Joel Glenn Brenner menggambarkan rahsia terkini tentang rasanya. Rasa coklat dibentuk dari campuran 1,200 jenis zat, tanpa satu rasa yang dominan. Malah, sebahagian dari zat itu pun rasanya sangat tidak sedap sekiranya. Disebabkan itu, sehingga sekarang masih tiada coklat tiruan.
gambar 2.2 bunga coklat


Antara zat-zat penghasil rasa coklat terdapat lemak. Takat lebur lemak koko ini hanya sedikit bawah suhu normal tubuh manusia. Jika sepotong coklat dimakan, lemak itu cair di dalam mulut. Cairnya lemak koko menimbulkan rasa lembut di mulut. Lemak koko tidak langsung diserap tubuh kerana bukan dari jenis yang menggemukkan tubuh.

Walaupun tak dapat digantikan, pemalsuan sering dilakukan. Koko adalah bahan yang mahal, apatah lagi dibandingkan dengan gula atau minyak nabati. Maka, tidak hairan kalau dapur konvension terpaksa memilih kedua-dua bahan ini untuk menggantikan koko. Disebabkan itu, tidak banyak coklat di pasar “coklat”.

Lemak koko sering digantikan dengan minyak yang lebih murah, seperti lesitin atau minyak kelapa sawit. Selain soal harga, dengan kedua-dua bahan ini, pelapisan coklat menjadi lebih mudah. Perbandingan koko pejal, komponen tidak berlemak pada biji yang digiling juga cenderung rendah. Dalam bar coklat, misalnya, sekitar 20% gula-gula itu diisi coklat.

Coklat premium, di sisi lain, biasanya mengandung sekitar 50 - 70% coklat padat. Disebabkan coklat mengandung lebih gula dan mungkin juga sedikit minyak nabati, coklat pekat ini mengandung lebih sedikit kalori dari produk coklat pada umumnya. Maka, apabila para pennggemar coklat sering “protes” gara-gara coklat disalahkan untuk masalah yang sebenarnya disebabkan oleh penggunaan gula berlebihan
gambar 2.3
biji coklat

nah lho, kok jadi ngelantur dari hasil temuan (wikipedia) diatas, didapatkan kalau ternyata : coklat yang dijual di pasar ituh.. gak melulu coklat semua, dan ternyatanya lagi... coklat itu terdiri atas 1200 zat *wow gak nyangka* nah jadi ceritanya di rumah gw tuh banyak deh puun coklat, tapi sayangnya gak di budidayakan-alias gak jadi apa² jadi coklat itu dipetikin *yang udah kuning lho yah* trus di pecahin ke batu, or ke dinding rumah *karna dari kecil gw dah sering ngelakuin ini, mpe sekarang tuh bekas hantaman antara kedua benda keras -kulit buah coklat dan dinding- masih membekas* bijinya di isep² rasanya asem-manis gitu.. namun yakin lah.. sebenarnya gw metikan buah coklat itu karna gak tahan ngeliat ada yang kuning² ranum di puun gak ada yang ngambil *mubajir kan gw... kekekekek* mudah²an kedepannya, tg. Batu menjadi salah satu penghasil buah coklat untuk ekspor deh.. Aminnnn.

CALEG PNI Marhaenisme BERJUANGLAH !! BANZAII!!


gambar 1.0
Caleg PNI Marhaenisme Untuk Kabupaten Karimun : Subakhrizal Wahyudi (no PILIH 4)
Caleg PNI Marhaenisme Untuk Provinsi Kepulauan Riau : H. Saiful Bahri (no PILIH 4)


kekekekeke. oom ku *dalam kamus Bahasa Indonesia online KBBI Daring, OM berarti om n cak 1 kakak atau adik laki-laki ayah atau ibu; 2 panggilan kpd orang laki-laki yg agak tua* 2 orang nyaleg.
ntah napa gak ada angin gak ada ujan, tiba² mreka nyaleg. terjamin kah kualitasnya? *kekekeke* mudah²an., InsyaAllah terjamin.

om ku megang PNI Marhaenisme, dimana dari visi dan misi yang aku dengar, mreka pengen memperjuangkan tg. Batu menjadi kabupaten *wah asiknyahhh, ogal-ogel* secara gitu, berarti kan apbd nya untuk membangun tg.batu gak melulu disetorin ke tg.Balai buat bangun Balai., wah kek nya tg. Batu bakalan jadi kota nih *berdebar-debar*. selain itu., mreka juga mencanangkan dalam perencanaan yang telah disusun untuk tahun pertama jadi anggota dewan adalah, mendatangkan investor untuk menanam modal di Kepri, *fyi, oom ku mencalonkan diri 1. di kabupaten, 1. di provinsi* karena secara gitu, Kepri punya modal, tenaga kerja, lahan yang belum tergarap karena kurang modal.. terus om ku juga, mencanangkan untuk berbenah kembali di sektor perdagangan dan transportasi, mantebkannn... sub sub perencanaan lain adalah meningkatkan kuliatas pendidikan masyarakat Kepri, anak usia didik khususnya, trus atas saran ku pribadi *hehehehe* menghentikan pemadam listrik dengan mengajukan proposal untuk perbaikan serta pengadaan mesin baru.. tentu, ini akan memakan waktu, tapi aku yakin BISA *hehehehe*

makanya, ayooo pilihlah PNI Marhaenisme untuk Kabupaten Karimun dan Kepri. *di blog boleh kampanye gak yah? hmmm*

bandrek manteb

ok. ok di sini sekarang lagi musim ujan, paling enak deh nyeduh teh atau kopi.. yang jadi masalah adalah, gw itu maag. kalo minum teh atau kopi gak boleh banyak.. nah jadi ceritanya gini, dari hasil tanya² dan eksperimen bodoh *haaahhh...* aku menemukan resep bandrek telur maupun original yang enak sekali... *narsis* hmmm kebetulan, ada ayam yang lagi nelor dirumah.. sampe postingan ini gw ketik tuh ayam udah nelor 8 biji, maren ayam yang atunya juga nelor 11 biji totalnya, tapi pas bikin nastar, ku culik 4 butir, trus sisanya gak tau mau diapain. jadi deh di pake buat eksperimen bikin bandrek telur..
ternyata, bandrek ituh.. gak melulu isinya jahe-gula, ada tambahan laen lho, paling mantebh tuh kalo ditambahin beberapa jenis bumbu untuk gulai;

600 ml air
100 gr gula merah aren
100 gr jahe, dikupas dan dibakar lalu dimemarkan
2 lembar daun pandan, sobek-sobek.
3 buah cengkih
1 batang sereh
1/2 sdt garam
1 batang kayu manis
2 sdm gula pasir
100 gr lengkuas, memarkan
2 btr kuning telur ayam kampung mentah

Cara membuat:
1. Rebus air, jahe, sereh,lengkuas, kayu manis, pandan dan cengkih hingga air terasa pedas.
2. Kemudian masukkan gula aren dan gula pasir, masak hingga gula larut, tambahkan garam, aduk rata kemudian saring dan.
3. kocok telur, masukkan air bandreknya sedikit² sambil terus di kocok
4. minum pas hari dingin, paling mantebh deh.

(*untuk 2 porsi)

nah... pasangan si bandrek ini biasanya dimakan sama singkong rebus... tapi kalo gak ada., sebangsa roti²an juga cukup lah...

2.18.2009

Low Back Pain a.k.a Sakit Pinggang

dah 2 hari neh gw sakit :( :(

sakitnya nggak enak banget, sakit pinggang, jadi gak bisa duduk cuma bediri ama baring, boro² mau sujud waktu sholat mau ruku' aja nggak bisa :(. sehari sebelumnya gw masuk angin gara² gak sarapan, trus makan siangnya jam 4 sore, dasar lagi apes itu juga gak masuk malah muntah *maag nya kambuh :(* trus dah banyak minum yang hangat² + makan obat, sembuh deh tuh masuk angin.. tidur.. pas bangun eh pinggangnya sakit :( :( :(.. kata mamah anginnya turun ke pinggang *ah dasar angin kurang kerjaan* mpe sekarang gw masih ga bisa duduk :(
ini ngetik sambil bediri
dasar..
hiks
hiks
ternyata, sakit pinggang itu adalah rasa nyeri yang terjadi di daerah pinggang bagian bawah dan dapat menjalar ke kaki terutama bagian sebelah belakang dan samping luar. Keluhan ini dapat demikian hebatnya sehingga orang mengalami kesulitan dalam setiap pergerakan (salah tingkah) dan pasien harus istirahat serta dirawat di rumah sakit.

Keluhan lob back pain ini ternyata menempati urutan kedua tersering setelah nyeri kepala. Dari data mengenai pasien yang berobat ke poliklinik Neurologi menunjukkan bahwa jumlah pasien diatas usia 40 tahun yang datang dengan keluhan low back pain ternyata jumlahnya cukup banyak. Di Amerika Serikat lebih dari 80% penduduk pernah mengeluh low back pain dan di negara kita sendiri diperkirakan jumlahnya lebih banyak lagi.

Mengingat bahwa low back pain ini sebenarnya hanyalah suatu simptom / gejala, maka yang terpenting adalah mencari faktor penyebabnya agar dapat diberikan pengobatan yang tepat.


Sebab-sebab terjadinya LBP

Pada dasarnya timbulnya rasa sakit adalah karena terjadinya tekanan pada susunan saraf tepi daerah pinggang (saraf terjepit). Jepitan pada saraf ini dapat terjadi karena gangguan pada otot dan jaringan sekitarnya, gangguan pada sarafnya sendiri, kelainan tulang belakang maupun kelainan di tempat lain, misalnya infeksi atau batu ginjal dan lain-lain.

SPASME OTOT (ketegangan otot) merupakan penyebab yang terbanyak dari LBP. Spasme ini dapat terjadi karena gerakan pinggang yang terlalu mendadak atau berlebihan melampaui kekuatan otot-otot tersebut. Misalnya waktu sedang olah raga dengan tidak kita sadari kita bergerak terlalu mendadak dan berlebihan pada waktu mengejar atau memukul bola (badminton, tennis, golf, dll). Demikian juga kalau kita mengangkat benda-benda agak berat dengan posisi yang salah, misalnya memindahkan meja, kursi, mengangkat koper, mendorong mobil, bahkan pada waktu kita dengan sangat gembira mengangkat anak atau cucu kita akan dapat terjadi LBP. Pengapuran tulang belakang disekitar pinggang yang mengakibatkan jepitan pada saraf yang bersangkutan dapat mengakibatkan nyeri pinggang yang hebat juga.

HNP (Hernia Nukleus Pulposus) yaitu : terdorongnya nucleus pulposus suatu zat yang berada diantara ruas-ruas tulang belakang, kearah belakang baik lurus maupun kearah kanan atau kiri akan menekan sumsum tulang belakang atau serabut-serabut sarafnya dengan mengakibatkan terjadinya rasa sakit yang sangat hebat. Hal ini terjadi karena ruda paksa (trauma/kecelakaan) dan rasa sakit tersebut dapat menjalar ke kaki baik kanan maupun kiri (iskhialgia). Adapun sebab lain yang perlu kita perhatikan adalah: tumor, infeksi, batu ginjal, dan lain-lain. Kesemuanya dapat mengakibatkan tekanan pada serabut saraf.

Hendaknya jangan dilupakan adanya stress mental yaitu : suatu keadaan kejiwaan yang menyebabkan pasien tersebut merasa sangat tertekan. Penseritaan kejiwaan stress ini gejala klinisnya dialihkan menjadi LBP, walaupun sebelumnya telah ada faktor-faktor kelemahan dari susunan organ-organ di punggung.

PENATALAKSANAAN

Penatalaksanaan yang terbaik adalah menghilangkan penyebabnya (kausal), walaupun bagi pasien yang terpenting adalah menghilangkan rasa sakitnya (simptomatis). Jadi kita menggunakan kombinasi antara pengobatan kausal dan simptomatis. Untuk mencari penyebab yang tepat disamping pemeriksaan foto rontgen poros tulang belakang, kadang-kadang diperlukan pemeriksaan khusus misalnya Scanning, MRI, dll.

Pada LBP karena tegang otot dapat dipergunakan SIRDALUD (Tizanidine) yang berfungsi untuk mengendorkan kontraksi otot tersebut (muscle relaxan). Untuk pengobatan simptomatis lainnya kadang-kadang memerlukan campuran antara obat-obat analgesic, anti inflamasi, NSAID, penenang, dll. Apabila dengan pengobatan biasa tidak berhasil mungkin fisioterapi (rehabilitasi) dengan alat-alat khusus maupun dengan traksi (tulang belakang ditarik). Tindakan operasi mungkin diperlukan apabila pengobatan dengan fisioterapi ini tidak berhasil misalnya pada HNP atau pada pengapuran yang berat. Jadi penatalaksanaan LBP ini memang cukup kompleks. Disamping berobat pada Neurolog (spesialis Penyakit Saraf), mungkin juga diperlukan untuk berobat ke internist. Bedah Saraf, Bedah Orthopedi bahkan mungkin perlu konsultasi pada Psikiater atau Psikolog.

MENCEGAH LEBIH BAIK DARI PADA MENGOBATI

Agar kita tetap sehat, khususnya agar tidak terkena LBP walaupun usia sudah lanjut, perlu dilakukan hal-hal sebagai berikut :

1. Olah raga yang teratur dimana frekuensi / jumlah dan intensitasnya harus cukup,
jangan berlebihan. Bagi yang berbakat LBP, dianjurkan untuk berenang, dan sebaiknya
jangan meloncat-loncat.
2. Mengatur makanan dengan menghindari makanan-makanan yang mengandung banyak
lemak, asam urat, dll, agar memperlambat terjadinya pengapuran tulang belakang.
Disamping itu usahakan jangan sampai terjadi kelebihan berat badan.
3. Hidup dalam lingkungan yang sehat dengan udara yang bersih dan menghindari
polusi yang berlebihan.
4. Hidup yang teratur, mengatasi stress, serta menjalani hidup dan beragama dengan
sungguh-sungguh.

Dengan cara-cara tersebut diatas, mudah-mudahan kita tetap dalam keadaan sehat dan mudah-mudahan Allah SWT selalu melindungi kita semua.


dari kutipan nusaindah.tripod diatas, berarti ada kemungkinan gw stress... tidak mau...

hiks hiks

2.14.2009

kucing

di rumah ada 2 ekor kucing, betina 22 nya, nah yang jadi masalah.. tuh kucing genit² smua, maren yang warnanya aneh banget itu (dalam 1 buah rambut kucing terdapat: campuran kuning, coklat, hijau *whats HIJAU?* hooh beneran lho hijau lumut gt, dah gt ada item²nya) beranak 4 ekor, warnanya kuning, item putih, hitam, ama warna yang aneh itu. gak lama mati satu per satu, nyisa yang kuning ajah. dah mayan gede umurnya dah sebulan gt.. ada seekor lagi mamak² kucing yang gak nyangka hamil juga.. gw pegang² berhubung megangin kucing yang lagi hamil itu:
1. bulunya jadi alus banget, enak deh di jadiin bantal
2. gendut, wah pas banget deh
3. manja, biasanya kalo tidur bareng gt jarang banget mau deket², eh pas lagi hamil palanya ama palaku deket²an gt romantis deh *lebay*

nah, malam maren, kebetulan lagi pengen meluk² kucing, padaal sih mama dah marah.. soale bulunya pada rontok apalagi kalo melukin di tempat tidur... ntar bulunya nyangkut di atribut tidur (bad cover ku warnany item, gambar bola kecil²). pas dibilangin sih gw pura-pura tidur, eh ketiduran beneran. posisinya udah berubah sih, dari yang melukin jadi munggungin tuh kucing.. gak lama mama masuk and teriak teriakk.. wahhh kucing nya beranakkkkkkkk
beranak di punggung ku.. hiks hiks hiks. (ngomong² soal punggung, kuntilanak yang katanya beranak dalam kubur itu, katanya keluarnya dari punggung juga lho) aku gak mau liat soale takut liat darah, adek ku malah bilang... kok dia gak teriak² ya beranakny.. *hayah cape deh punya ade kek gini* yawda.. pada di pindahin tuh kucing dalam kardus bekas susu. eh gak lama beranak lagi 2 ekor, tidaaakkk.. *untung manusia tidak seperti kucing yang melahirkannya pake jeda² gt.. fiuhh gak kebayang atitnya* jadi berhubung ntu kesalahan gw, meluk²in kucing.. gw disuruh cuci tuh bad cover, sarung bantal, selimut tebal, trus ngepel lantai, bersihin kasurnya pake sabun trus di kasi garam gt, tau deh fungsiny apa, malas nanyain *hmmm aroma perbudakan begitu harum disini* oke. begitu bangun pagi kerjaannya ngelus² kucing ama jenguk anaknya, trus mandi, sarapan, nganter sty, and nonton tv, pas ngambil aer ke bawah.. liat kucing lagi..
whatz?? beranak lagi seekor... jadi anakny kucing belang² itu ada 4, fiuhhhhhhh. mpe postingan ne gw ketik, blom jelas jenis kelamin tu kucing² apa. apa karna malu apa risih anaknya banyak yang jenguk, eh anakny di bawa pegi dari kotak penuh kenangan itu, tau deh di umpetin dimana..