1.02.2009

Bambu Indonesia


ntah napa belakangan ne, wa lagi suka ma puun bambu. pengen nanem deh di rumah. tapi kata sumber-sumber terpecaya: wahai anak kuh, jangan lah engkau menanam bambu karna hanya akan jadi semak belukar, sebab engkau kan pemalas. cih. menyebalkan.

akhirnya aku memutuskan untuk googling... ada apa sih dengan tanaman bambu?

Bambu, tumbuhan hijau dedaunan sirip dengan batang serupa kayu-kayuan termasuk dalam family rerumputan Poaceae, subfamily Bambusoideae, merupakan tumbuhan yang sangat kita akrabi. Tumbuh dimana saja dalam lingkukan daerah beriklim tropis baik di Asia Timur maupun di Asia Tenggara. Bambu, rumput ajaib ini, bisa tumbuh mulai dari tinggi kira-kira 30cm hingga 30 meter. wow.
Sudah semenjak lama, kita memanfaatkan bambu dan segala jenis turunannya untuk bahan bangunan, makanan, obat-obatan ataupun produk-produk kerajinan. Juga janganlah lupakan “bambu runcing” yang konon kabarnya bisa meluncur lebih cepat dari peluru “kumpeni” dalam perang kemerdekaan. Kekuatan tarik bambu adalah 28,000 per squre inchi, dibanding 23,000 untuk baja. yang membahagiakan dari 1000 jenis puun bambu, 90% ada di Indonesia.. tapi kenapa Indonesia gada panda yang cakep itu yah? hiks kalo cuma masalah iklim mah... suruh aja ntu panda tinggal di dalem lemari es kek apa gt.. lagian panda kan Hibernasi juga *bener gak yah? kekekeke bahaya neh sumber yang salah*
Bambu juga dikenal sebagai “the strongest and the fastest growing plant on the planet”. Pertumbuhan batang bambu bisa 3 kali lebih cepat dari pertumbuhan pohon kayu. Bambu sangat mudah tumbuh, dan dalam 3-5 tahun akan beranak pinak memenuhi lahan tanpa diolah, tanpa perlu pestisida, siap untuk dipanen. Bandingkan dengan pohon-pohon kayu yang membutuhkan 10-15 tahun untuk siap tebang.

Vegetasi yang pertama kali bangkit dari kehancuran pemboman Nagasaki dan Hiroshima adalah bambu, yang mampu tumbuh kembali beberapa minggu sesudah pembumihangusan atomik. Ini juga menunjukkan betapa gigihnya bambu mempertahankan kehidupan yang diberikan Allah kepadanya.

OK. OK. terlalu banyak kelebihan puun ini untuk saya copas ke sini. pokoke tau sama tau lah..
jadi, esok saya mau nanem bambu.. tak peduli apa kata orang.. lagian kan saya ndak ngerepoti.. iya toh? *alah lagunya aja nggak ngerepoti, padahal rencana yang udah disusun di kepala mo minta tolong orang potongin puunny, kekekeke* lagian.... ku fikir.. bambu bagus juga bwat save our earth.. bukankah.. kek iklan-iklan di tipi tanem 1 puun, oksigen bwat 2 orang... hmmm...

No comments: